Showing posts with label Berita Bola. Show all posts
Showing posts with label Berita Bola. Show all posts

Saturday, November 30, 2019

3 Pemain Vietnam Yang Harus di Waspadai Timnas Indonesia U-22

3 Pemain Vietnam Yang Harus di Waspadai Timnas Indonesia U-22

Bola.com Timnas Indonesia U-22 di jadwalkan berhadapan dengan Vietnam U-22 Minggu (1/12) di Rizal Memorial Stadium, Manila. Saat ini kedua tim tersebut mempunyai catatan yang sempurna di papan klasemen Grup B, SEA Games 2019. Keduanya sukses menyapu bersih lawan mereka di dua pertandingan awal. Maka dari itu, pertandingan ini menjadi pembuktian tim mana yang lebih kuat.



Laju Vietnam begitu mulus di Grup B lantaran tim berjulukan The Golden Stars ini menghadapi dua negara lemah. Pertama, armada Park Hang Seo menghabisi Brunei Darussalam 6-1. Kedua, tim berjulukan Vietnam membantai Laos 6-1.

Saat ini Vietnam menjadi pemuncak klasemen, sedangkan Indonesia berada di bawah nya yang hanya berbeda selisih gol saja. The Golden Stars (julukan Vietnam) melaju dengan mulus, tim Asuhan Park Hang Seo membantai Brunei Darussalam 6-1 dan membabad habis Laos dengan skor yang sama 6-1. 

Namun, Bagi negeri Paman Ho pasukan Garuda adalah lawan yang sesungguhnya, Armada Indra Sjafri di favoritkan meraup medali emas, berbekal kemenangan yang sempurna di dua pertandingan sebelum nya ketika melawan Thailand dan Singapura.

Berikut adalah pemain yang patut di waspadai Garuda Muda Indonesia :

1. Ha Duc Chinh



Pemain berusia 22 tahun ini menjadi lini andalan Vietnam, terbukti saat bermain melawan Brunei, ia sukses mencatatkan namanya di papan skor dengan mencetak empat gol..
Namun ketika berhadapan dengan Laos, ia berada di bangku cadangan dan baru bermain di menit ke-70.

2.Nguyen Tien Linh



Saat Vietnam menggunduli Laos, ada satu nama yang mencolok yakni Nguyen Tien Linh. Ia sukses mencetak Hattrick, ini membuat dirinya salah satu pemain yang patut di waspadai oleh Indonesia.
Tien Linh dan Duc Cinh di mainkan secara bergantian oleh Park Hang Seo, kedua pemain ini di pilih sebagai starter ketika menghadapi Laos.

3.Nguyen Quang Hai


Kapten Timnas Vietnam U-23, Ngyuen Quang Hai masih lebih murah ketimbang dua penggawa Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2019. indosport.com

Quang Hai di sebut-sebut sebagai Lionel Messi nya Vietnam, ia berposisi sebagai gelandang serang dan mempunyai tubuh yang mungil seperti kapten Argentina tersebut.
Ia di yakini bakal menjadi jenderal lapangan tengah, oleh sebab itu lini belakang pasukan Indra Sjafri harus mewaspadai Quang Hai karena pepiawaiannya membangun serangan bakal membahayakan.
Terancam di Pecat Ini dia 5 Sosok Pengganti Unai Emery di Arsenal

Terancam di Pecat Ini dia 5 Sosok Pengganti Unai Emery di Arsenal


Unai Emery manajer Arsenal, nasibnya sedang berada di ujung tanduk, tren buruk yang di dapatkan the Gunners di ajang liga Europa menjadi salah satu alasannya. Pada laga lanjutan Grup F liga Eropa Ju’at (29/11) , Arsenal mengalami kekalahan ketika berhadapan dengan Eintracht Frankfurt di stadion Emirates dengan skor 1-2. Sehingga dengan hasil tersebut, Mesut Ozil dan kolega nya belum menang dalam tujuh pertandingan beruntun di semua kompetisi. Hal itu membuat manajer asal Spanyol itu bisa di pecat dalam waktu dekat.

Embed from Getty Images

Di ajang Premier League, saat ini Arsenal terpuruk di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan meraup 18 poin dan terpaut 19 poin dari sang pemuncak klasemen yakni Liverpool. Ini menjadi catatan bagi pihak manajemen Meriam London untuk menemukan penggantinya.

Berikut adalah lima kandidat pengganti Unai Emery :

1. Mauricio Pochettino
 
Pelatih Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino dalam pertandingan Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspurs melawan Newcastle United di Wembley Stadium, London, Inggris (9/5/18). AP/Alastair Grant


Bisa di bilang kandidat yang paling di inginkan oleh fans Arsenal adalah Pochetino, Kiprah yang menawan bersama Tottenham Hotspur selama lima setengah musim menjadi pacuan. Pelatih asal Argentina tersebut memang belum mampu memberikan gelar bagi Tottenham, namun selama ia melatih, The Lilywhites menjadi tim papan atas dan berhasil mengorbitkan pemain medioker menjadi pemain papan atas.

2.Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti masuk dalam daftar calon ke pelatihan Arsenal, Peraih tiga gelar Liga Champions itu di laporkan berpeluang menjadi pelatih anyar Arsenal.
 
Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti. [Oli SCARFF / AFP] suara.com
Saat ini Ancelloti masih terikat kontrak dengan Napoli hingga akhir musim 2019, dan belakangan ini hubungan tak harmonis sang pelatih dengan Partenopei sedang terjadi. Ini membuat peluang Arsenal untuk menggaet Acnelotti semakin terbuka.

Allegri adalah salah satu nama yang paling sering muncul ketika Arsenal mencari pengganti Arsene Wenger. Dia sekarang sedang menganggur setelah meninggalkan Juventus pada akhir musim lalu.

Allegri sudah terbukti pemenang. Ia mampu mengantar Juventus meraih lima scudetto beruntun serta tampil dalam dua final Liga Champions.

Namun, tidak diketahui berapa lama Allegri akan menepi dari sepa bola. Beberapa laporan mengatakan dia ingin mengambil cuti panjang selama setahun.

Selain itu, ada laporan kalau Arsenal pernah mewawancarai Allegri pada tahun 2018 sebelum mengangkat Emery. Namun, apakah pelatih seperti Allegri bersedia kembali ke klub yang pernah menolaknya 18 bulan lalu?

3. Massimiliano Allegri

Saat mencari tim Meriam London mencari pengganti untuk Arsene Wenger, Allegri menjadi salah satu  nama yang paling sering muncul mengganti nya.

Massimiliano Allegri is on Arsenal’s shortlist to replace Unai Emery (Getty Images) metro.co.uk



Allegri adalah mantan manajer Juventus, bersama si Nyonya Tua ia telah menorehkan lima Scudetto secara beruntun serta tampil di final liga Champions selama dua kali. Di musim lalu, ia meninggalkan Juventus dan memutuskan untuk mengambil cuti selama setahun,  untuk saat ini dia sedang menganggur .  Sebelum mengangkat Emery, Arsenal pernah mewawancarai  Allegri pada tahun 2018 lalu. Jika tim asal London Utara ini menggaet Allegri, mereka harus bergerak cepat untuk mendapatkannya.

4. Mikel Arteta

Arteta ialah pelatih asal Spanyol , dirinya pernah di kaitkan sejak lama dengan kursi manajer Arsenal, ia pun pernah membela The Gunners selama lima musim dan pernah menjadi asisten dari Pep Guardiola di Manchester City.

Embed from Getty Images

Pria kelahiran San Sebastian ini memang belum pernah mengemban tugas sebagai manajer tim, namun Arteta tidak akan butuh waktu lama untuk beradaptasi di Arsenal, atas pengalamannya bermain di tim tersebut dan ketika menjadi asisten Pep menjadi bekal tersendiri bagi nya.

5. Nuno Espirito Santo

Nuno masuk dalam daftar urutan teratas untuk mengganti Unai Emery, Pria berusia 45 tahun tersebut saat ini sedang menangani Wolverhampton.

Embed from Getty Images

Bersama Wolves ia terbilang cukup suskes, dirinya berhasil mengantarkan tim nya masuk promosi ke Premier League pada musim perdananya.

Mantan pelatih Valencia itu juga membuat Wolverhampton menjadi tim yang sulit dikalahkan tim-tim Liga Inggris.  Musim lalu Nuno membawa Wolves mendapatkan tiket kualifikasi Liga Europa.                                 








Friday, November 29, 2019

Rahmad Darmawan Resmi di Pecat Dari Tira Persikabo

Rahmad Darmawan Resmi di Pecat Dari Tira Persikabo


PS Tira Persikabo dengan resmi  memecat Rahmad Darmawan (RD) dari kursi kepelatihan, di mulai dari Sabtu 30 November, Rahmad sudah tidak melatih Tira Persikabo         karena hasil buruk yang di raih tim di Liga 1 2019.

Rahmad Darmawan diberhentikan oleh PS Tira Persikabo. (CNN Indonesia/Artho Viando)

Menurut pelatih yang akrab di panggil RD itu kesepakatan terjadi setelah pertemuan dengan manajemen, Jum’at (29/11). Latihan di lapangan Pusdikzi, Bogor menjadi hari kerja terkahir pria yang pernah membela Timnas Indonesia tersebut. Ia juga tidak membantah soal kinerja yang buruk dan penurunan prestasi pada putaran ke dua.

Sebenarnya kontrak RD bersama Tira Persikabo baru akan berakhir di akhir musim nanti, dan saat ini Kompetisi Liga 1 2019 masih tersisa lima pecan sebeleum akhir musim.
Saat ini Tira Persikabo berada di posisi ke-12 di papan klasemen, meskipun di putaran pertama sempat mendominasi, akan tetapi dalam 14 laga terakhir mereka tidak meraih kemenangan.

Meskipun di pecat, Rahmad Darmawan mengaku tidak kecewa dengan pihak managemen, bagi nya ini adalah perjalanan yang harus di lalui.

Hingga saat ini PS Tira belum memutuskan cikal bakal pengganti mantan pelatih Pelita tersebut, namun untuk sekarang ada dua pilihan di antara asisten pelatih yang ada, yakni Miftahuddin dan Francis Wawengkang.


Pelatih Singapura Sebut Indonesia U-22 Mampu Lolos Ke Final

Pelatih Singapura Sebut Indonesia U-22 Mampu Lolos Ke Final


Bola.com Kemenangan timnas Indonesia U-22 atas Singapura pada laga grup B SEA Games 2019, Kamis (28/11/2019), di stadium Manila dengan skor 2-0, membuat pelatih Singapura  yakni Fandi Ahmad meyakini bahwa tim Garuda muda bakal mampu lolos sampai ke Final. Hal itu ia lontarkan bukan hanya atas kekalahan tim nya saja melainkan di lihat dari statistik saat jalannya pertandingan, Anak asuh Indra Sjafri tersebut mencatatkan 59 persen penguasaan bola, yang berbanding 41 persen milik Timnas Singapura.

Pelatih tim nasional U-22 Singapura Fandi Ahmad (kanan) memberikan keterangan kepada media usai laga kontra Indonesia dalam lanjutan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (28/11/2019). Pertandingan itu dimenangkan Indonesia dengan skor 2-0. (Michael Siahaan)


Dua Gol timnas U-22 Indonesia di cetak oleh Osvaldo Haay di menit 63’ dan Asnawi Mangkualam pada menit ke 73’.

Hasil ini membuat Tim Garuda telah meraih dua kemenangan di Grup B, Indonesia juga sukses membungkam Thailand dengan skor yang sama yaitu 2-0 pada 26 November lalu. Berbeda dengan Singapura yang sampai saat ini belum mencetak satu gol sampai matchday ke dua Grup B SEA Games 2019, lantaran di pertandingan sebelumnya Singapura bermain imbang 0-0 saat melawan Laos di laga pertama.

Dengan torehan tersebut, Indonesia saat ini bercokol di peringkat ke dua Grup B, dengan raihan poin 6 di bawah Vietnam yang hanya kalah di selisih gol, sedangkan Singapura berada di urutan ke empat dengan poin satu angka.

Fandi Ahmad mengakui bahwa Timnas Indonesia bermain sangat Impresif dan lebih baik di bandingkan dengan tim asuh nya, ia pun percaya jika terus tampil seperti itu maka tim Garuda bakal lolos sampai ke Final SEA Games.

 Saya rasa Indonesia lebih disiplin dan punya kecepatan luar biasa, Mereka sudah lama bersama sedangkan tim kami kalah jauh dari itu, Setiap tahun kami harus menukar pemain karena wajib militer. Ini yang menjadi masalah kami Ujar Fandi Ahmad.

 Dari segi permainan, Timnas Indonesia U-22 memiliki kecepatan dan punya taktikal yang lebih baik, mereka mampu bermain dengan taktikal yang baik dan itulah yang jadi kelebihan mereka. Saya rasa mereka akan melaju ke final, lanjutnya

Setelah bermain melawan Indonesia, pelatih berumur 57 tahun itu juga mengeluh.

“Kami punya satu, dua striker, negara-negara lain memiliki lima, enam, atau tujuh.. Pemain-pemain muda belum muncul, kami masih jauh di belakang di wilayah.” Kata Fandi.

“Saya tidak berpikir kami memiliki banyak bakat di Singapura. Kami memiliki jumlah tetapi tidak benar-benar besar seperti negara-negara ASEAN lainnya. Tambahnya.

Monday, November 18, 2019

Yeyen Tumena Waspadai Semua Pemain Malaysia

Yeyen Tumena Waspadai Semua Pemain Malaysia

Asisten Pelatih Timnas Yeyen Tumena menjelaskan latihan menjelang pertandingan melawan Malaysia fokus memperbaiki penyelesain akhir, Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

Jelang kualifikasi piala dunia 2022 zona Asia Grup G, Timnas Indonesia akan berhadapan kembali dengan timnas Malaysia di stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11).

Sang Asisten Pelatih yang sekarang berstatus sebagai Pelatih Sementara yakni Yeyen Tumena mengatakan bahwa persiapan untuk menghadapi tim berjuluk Harimau Malaya tersebut sudah cukup bahkan sejumlah perubahan sudah ia lakukan dalam tim dari berbagai kondisi, sehingga permainan terbaik akan di persembahkan oleh tim yang sekarang ia asuh.

Yeyen mengakui bahwa bertanding melawan Malaysia adalah pertarungan yang berat, sehingga saat di tanya pemain mana yang harus di waspadai dari punggawa Malaysia yang dapat membahayakan timnya, ia berujar tidak waspada pada satu atau dua pemain, sebab menurutnya semua pemain Malysia bisa membahayakan timnya.

"Buat janu siapapun yang datang ke pertahanan kami itu adalah pemain yang berbahaya" imbuh Yeyen.

Penilaian itu ia lihat dari hasil pertandingan saat timnas beradu dengan tim asuhan Tan Cheng Hoe itu ketika bermain di Jakarta dan saat berhasil mengalahkan Thailand kemarin dengan skor 2-1.

"Malaysia bermain dengan sangat simpel, bermain dengan sangat baik. DI dua pertandingan bahkan kalau di lihat bermain secara tim" Ujar Yeyen saat sesi Konferensi Pers.

Thursday, November 7, 2019

RCTI Akan Tayangkan Kembali Serie A Italia

RCTI Akan Tayangkan Kembali Serie A Italia


Pecinta sepak bola untuk Serie-A Italia di tanah air mendapat kabar gembira, pasalnya kompetisi kasta liga tertinggi di Italia tersebut secara resmi akan tayang di salah satu stadium televisi nasional yakni RCTI.

Kompetisi ini memang pernah menjadi primadona terutama bagi football lovers di Indonesia pada tahun 90an hingga akhir 2000an awal. Sebelumnya RCTI juga menayangkan kompetisi ini, namun di tahun 2002 stasiun tv swasta pertama di Nusantara ini memutuskan untuk berhenti sebagai pemilik hak siar liga tersebut. Serelag itu RCT beralih menayangkan kasta tertinggi Liga Jerman yaitu BUNDESLIGA Dan LALIGA Spanyol.

Siaran klub-klub dari Eropa memang agak sukar di saksikan para pecintanya di layar kaca. Mengingat mahalnya biaya untuk hak siar dari otoritas pemegang liga yang menjadi masalah utama. Sehingga membuat para fans tim Eropa yang ingin menyaksikan klub kesayangannya bermain reka untuk berlangganan tv berbayar, tapi kini para Tifosi (sebutan fans liga Italia) sekarang tidak perlu khawatir.

Di Twitter, akun resmi RCTI mengumumkan bahwa mereka bakal menyiarkan Serie A.

Dalam postinggannya, tertulis "yang kemarin nanyain #SerieARCTIRujuk Mana ya?".

Postingan tersebut mendapat response yang sangat ramai hingga warga net pun membuat tagar #SerieAdiRCTI Dan #WelxomeBackSerieA.

Meski pengumuman telah di sampaikan, untuk keterangan waktu siar kapan penayangan nya, dari pihak RCTI sendiri belum memberikan keterangan.

Wednesday, November 6, 2019

Timnas Indonesia U-19 Berhasil Kalahkan Timor Leste U-19

Timnas Indonesia U-19 Berhasil Kalahkan Timor Leste U-19

Bermain di stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11), Timnas Indonesia U-19 sukses taklukan Timor Leste U-19 dengan skor 3-1.Tiga Gol itu berhasil di cetak lewat Fajar Fathur Rachman , David Maulana dan gol bunuh diri kapten Timor Leste Gumario da Silva.
foto from detik.com

Kemenangan ini membuat tim asuhan Fakhri Husaini itu memimpin Grup K di Klasemen kualifikasi piala Asia U-19 2020 dengan raihan tiga poin di atas Hongkong dan Korea Utara. Sedangkan TImor Leste berada di urutan paling bawah sebagai Juru kunci.

Dalam laga ini Coach Fakhri Husaini menggunakan formasi 4-3-3.

Erndo Ari di tugaskan sebagai penjaga mistar gawang dan Basa Kaffa, Rizky Ridho, Dewangga Santosa serta Salman Alfarid yang berposisi sebagai pemain bertahan di letakan di lini belakang agar mampu membendung serangan timnas Timor Leste.

Sedangkan lini tengah di isi oleh tiga gelandang terbaik tim Garuda Yakni Theo Fillo Numberi, David Maulana dan Beckam Putra.

Lalu di sektor penyerang di percayakan kepada Bagis Kahfi, Sultan Zico dan Fajar Fatur Rachman.

Sedangkan Timor Leste di bawah kepelatihan Lee Min Young menggunakan formasi 3-5-2.

Susunan Pemain :

Timnas Indonesia U-19 : 1 Ernando Ari Sutaryadi, 2 Bagas Kaffa, 23 Rizky Ridho Ramdhani. 19 Alfeandra Dewangga Santosa, 15 M. Salman Alfarid, 6 David Maulna,, 5 Theo Fillo, 7 Beckam Putra Nugraha, 20 Bagus Kahfi, 9 Sutan Zico, 14 M. Fajar Fathur Rachman.

Pelatih : Fakhri Husaini

Timnas Timor Leste U-19 : 1 Junildo Manuel Pereira, 3 Orcelio Nobelito Moises, 13 Gumario da Silva, 18 Nilson Pinto, 4 Jaimito Anonio Soares, 6 Jhon Frith, Paulo Domingos, 10 Mouzinho de Lima, 11 Expedito Soares da Conceicao, 7 Elias Joao Mesquita, 14 Osairo Angelo da Cos.

Pelatih : Lee Min Young

Monday, October 28, 2019

Tim Futsal Indonesia Masuk Piala Asia 2020 di Turkmenistan

Tim Futsal Indonesia Masuk Piala Asia 2020 di Turkmenistan


Foto from Instagram @timnasfutsal

Okezone.com Tim futsal Indonesia akan tampil Kembali di kompetisi Asia Futsal yang akan di gelar di Turkmenistan pada 24 Februari hingga 10 Market 2020. Ajang yang di adakan Dua tahunan tersebut menghadirkan 16 tim termasuk Indonesia dan Turkmenistan.

Meskipun pada tahun 2018 Bayu Saptaji cs itu tidak ikut berpartisipasi, tetapi pemilihan pot di lihat berdasarkan performa pada saat itu. Sehingga pengundian yang di lakukan Oleh konfederasi sepak bola Asia (AFC), menempatkan Indonesia di pot 4.

Danjika di turnamen ini Tim Garuda sanggup Lolos sampai semifinal, maka Indonesia berkesempatan untuk tampil di piala dunia. Karena dari kompetisi Asia tersebut akan Ada 5 Tim yang berhak maju berpartisipasi di piala dunia yang di gelar di Lithuania pada 12 September hingga 4 Oktober mendatang.

Berikut adalah pembagian pot pada piala Asia Futsal 2020 :

Pot 1 : Turkmenistan, Iran, Jepang Dan Ubzekistan.
Pot 2 : Lebanon, Vietnam, Bahrain dan Thailand.
Pot 3 : Kirgizstan, Tajikistan, Bahrain dan Korea Selatan.
Pot 4 : Indonesia, Arab Saudi, Kuwait Dan Oman.

Tuesday, October 15, 2019

TImnas Indonesia Kalah Melawan Vietnam

TImnas Indonesia Kalah Melawan Vietnam

Berhadapan dengan Vietnam, Timnas Indonesia di taklukan 1-3 di stadion Kapten I Wayan Bali, selasa 15/10 pukul 18.30 wib. Laga yang bertajuk penyisihan kualifikasi piala dunia Qatar 2022 ini membuat skuad asuhan Simon Mc Enemy harus menelan pil pahit. Pasalnya dari 4 kali bermain, Tim Garuda belum pernah menang sama sekali. Hasil ini membuat harapan Indonesia untuk tampil di ajang pesta sepak bola 4 tahunan tersebut semakin sirna.


Berbeda dengan sang lawan, Selama bermain di fase grup, Vietnam hanya baru kali ini gawangnya di buat kebobolan. Karena, dari 2 kali pertandingan sebelum nya, Vietnam mampu menahan imbang  Thailand dengan skor kaca mata dan menang melawan Malaysia 1-0.

Jalannya Pertandingan

Berbunyinya peluit babak pertama menjadi tanda di mulai nya pertandingan, Ke dua tim masih saling berusaha menguasai bola. Di menit ke -5 Saddil Ramdani mendapat umpan silang dari sisi kiri, tetapi tendangannya belum mengarah ke gawang.

Dari awal mula peluit babak pertama di mulai, tim tamu sudah bermain Agresif dan mampu menciptakan peluang di daerah pertahanan Indonesia, sehingga di menit ke -34 the Golden Star mendapat peluang pertama lewat situasi bola mati, meskipun berhasil di halau timnas Indonesia.

Selang tujuh menit berlangsung, gawang yang di jaga M. Ridho harus kemasukan , ketika umpan sepak pojok berhasil di manffatkan dengan di sundul nya bola oleh Doan Van Hau, Yanto Basna sempat mengamankan bola namun Do Duy yang mampu mencocor bola yang membuat terciptanya gol pertama untuk Vietnam, Skor satu kosong untuk keunggulan tamu.

Indonesia berusaha mengejar ketinggalan, di menit ke- 36 Beto Goncalves memberi umpan pada Lilipaly yang di sambut dengan tendang salto dalam kotak penalti, sayang bola masih melambung jauh.

Serangan demi serangan sudah di upayakan tim tuan rumah, tetapi pergerakannya masih mampu terbaca, hingga pluit babak pertama berbunyi skor masih 1-0.

Pada babak ke dua Vietnam kembali mengancam, kemelut terjadi di kotak penalti Indonesia hingga di menit ke- 53 wasit menunjuk titik putih atas pelanggaran yang di lakukan Yanto Basna karena mengganjar Do Hung Dung. Que Ngoc Hai yang menjadi Eksekutor berhasil membuat timnya unggul 2-0.

Di menit ke- 61 [ertahanan indonesia lengah, situasi ini mampu di manfaatkan oleh Nguyen Tien Linh dengan melakukan sepakan yang di lesatkannya berhasil menambahkan namanya di papan skor dan membuat Indonesia harus tertinggal 3-0.

Untuk mengejar ketinggalan serangan kerap di lancarkan, Beto mendapat peluang di depan gawang pada menit ke-70 namun tendangannya masih menyamping dari gawang.

Di menit ke- 83 Irfan Bachdim yang bermain menggantikan Lilipaly berhasil mempekercil kedudukan, bersama Riko Simanjuntak ia melakukan serangan balik sampai Riko memberi assist dan Bachdim pun mampu menyelesaikan nya hingga terjadi gol yang membuat semangat para pemain punggawa Indonesia.

Ketika di  akhir waktu pertandingan wasit kembali menghadiahi Vietnam penalti karena Otavio di anggap melanggar Nguyen Quang Hai. Tendangan di eksekusi Do Hung Dung yang mengarah ke sisi kiri mampu di tepis M. Ridho. Peluit babak ke dua pun ber bunyi, skor 1-3 untuk kemenangan Tim Tamu.

Saat ini Indonesia menjadi juru kunci di Grup G dengan poin 0 sedangkan Vietnam mempunyai 7 poin sama halnya dengan Thailan yang berada di puncak klasemen sementara.


Prancis Di Tahan Imbang Turki

Prancis Di Tahan Imbang Turki

Bermain di hadapan publik sendiri, Prancis di tantang Turki Jelang laga lanjutan kualifikasi EURO 2020 grup H pada Selasa 15/10 pukul 01.45 wib di Stadion Stade de France.



Namun juara bertahan piala dunia 2018 itu harus di puas dengan skor imbang 1-1.

Di babak pertama, ke dua  tim tidak menghadirkan satu pun gol, meskipun Prancis unggul dalam hal penguasaan Bola. Gunol yang bertugas menjaga gawang Turki, bermain dengan cemerlang Dan sangat bagus dengan melakukan banyak penyelamatan. Hingga akhir turun minum, skor masih kaca mata.

Tuan rumah baru mampu mencetak gol di menit 76', Olivier Giroud yang Baru bermain di menit ke 72 berhasil memanfaatkan umpan dari Griezman. Tidak berselang lama, Tim tamu sukses menyamakan kedudukan Kaan Ahyan yang menyambut umpan dengan apik dari pemain pengganti Hakan Calhanoglu melesat ke gawang dan membuat skor menjadi satu sama.

Sampai peluit babak ke Dua berakhir, skor tidak berubah dan membuat tim yang beribu kotakan Paris tersebut harus terhambat langkahnya untuk mendapatkan ticket ke putaran final Dan harus menunggu di bulan November untuk menentukan apa mereka bisa untuk berada di turnamen yang di adakan 4 tahunan itu.


Tuesday, October 8, 2019

Pemain Timnas U-16 Jadi Korban Gempa Maluku

Pemain Timnas U-16 Jadi Korban Gempa Maluku

sumber poto instagram Bima Sakti

cnnindonesia.com Tiba di Jakarta pada hari senin (7/10), Alfin Lestaluhu langsung di bawa ke RS Royal Progress untuk menjalani perawatan.  Bek timnas Indonesia U-16 tersebut menjadi korban gempa Maluku. Alfin dan keluarganya yang sedang berada di pengungsian menjadi salah satu korban gempa yang berkekuatan 6,5 scala richter.

Di temani ayahnya, saat ini kondisi Alfin semakin menurun. Dokter mengatakan bahwa ia belum bisa di jenguk terkecuali hanya dari pihak keluarga saja.
Bima Sakti mengatakan bahwa sebelum nya Alfin di rawat di RS Ambon lantaran, ketika berada di pengungsian ia mengalami gejala muntah muntah dan sulit makan. Ujar pelatih timnas U-15 saat di wawancarai Cnn.

Seluruh biaya Rumah Sakit akan di tanggung oleh PSSI yang bekerja sama dengan pihak asuransi bagi para pemain timnas Indonesia.

Sunday, September 29, 2019

Derby Pertama Madrid Berakhir Imbang

Derby Pertama Madrid Berakhir Imbang


Atletico Madrid harus bermain imbang tanpa goal melawan Real Madrid, saat pemain anyar mereka Kieran Trippier Dan Eden Hazard melakoni derby pertamanya di Spanyol.

Setelah perpindahannya dari London ke Madrid da musim panas lalu, Trippier dari Atletico Dan Hazard dari Los Blancos di Pertemukan dalam pertemuan yang menegangkan dan sengit di Wanda Metropolitano minggu 02.00 wib (29/9).

Jakannya pertandingan

Di babak pertama, Madrid Mempunyai 4 peluang yang Dua diantaranya berasal dari tendangan yang mampu di patahkan kiper Jan Oblack  meski itu adalah tendangan jarak Jauh yang sangat berbahaya.

Sedangkan dari Tuan rumah, sisi sayap menjadi Target untuk menembus pertahanan Sergio's Ramos dan kawan- kaean, tusukam dari duet Diego Costa dan Joao Felix menjadi andalan. Alhasil mereka hanya mendapatkan Dua tembakan ke gawang yang di jaga ketat Courtois itu. Karena strategi ini terbilang buruk Serta sering gagal di tengah jalan, skor pun imbang untuk menutup babak pertama.

Di babak ke dua, Atletico mendapat peluang Kembali di menit ke- 49, lewat sundulan Angel Correa, Sayang peluang itu hanya bisa melambung Jauh dari sasaran.

Di menit ke- 57 akhirnya Real Madrid dapat menembus pertahan Atletico sampai titik putih, namun peluang itu tidak bisa di manfaatkan dengan baik Oleh Gareth Bale, karena tendangannya kurang akurat.

Diego Costa vs mencoba membalas tekanan yang di lakukan anak asuh Zinedine Zidane tersebut, namun sundulan yang di lakukan Saul di menit ke- 72 masih tipis melesat di atas mustard gawang. Tiga menit berselang, giliran Kariem Benzema mencoba peruntungannyaz tetapi sundulannya masih mampu di mentahkan Jan Oblack.

Mencoba terus menyerang, sepak pojok pun di dapatkan Oleh Atletico pada menit ke- 90 , Diego Costa berhasil menyundul Bola, meskipun dengan mudahnya pula Courtois menangkapnya. Sampai peluit panjang di tiup, ke Dua Tim tidak mendapatkan satu gol pun sehingga harus puas dengan skor imbang.

Hasil imbang membuat Tim asuhan Diego Simeone itu berada di posisi ke tiga di bawah Granada dan di atas Barcelona yang berada di posisi ke 4. Sedangkan Real Madrid masih menjadi pemuncak Klasemen sementara Laliga.

Man of the Match

Di Pertandingan Derby yang sengit ini, Thomas Partey menjadi bintangnya. Pemain asal Ghana itu memberi peluamg-peluang besar pada hampir setiap serangan Atletico, lewat umpannya dari lini tengah. Kieran Trippier Dan juga sang penjaga gawang yaitu Oblack juga bermain bagus untuk Tim tuan Rumah. Tetapi Partey sangat berperan besar untuk Pertandingan ini.

Susunan pemain Atletico Madrid :
Jan Oblack, Kieran Trippier, Stefan Savic, J. Gimenez, Lodi (Thomas Lemar 61'), Joke, Thomas Partey, Saul Niguez, Vitolo (Angel Correa 76'), Joao Felix (M. Llorente 70'), Diego Costa

Susunan pemain Real Madrid :
Thibaut Courtois, Raphael Varane, Nache, Dani Carvajal, Sergio Ramos, Casemiro, Federico Valverde (Luka Modric '68), Toni Kroos, Gareth Bale, Benzema (Luka Jovic 88'), Hazard (James Rodriguez 77')

Thursday, July 25, 2019

Pemain Persib Ini Ingin Taklukan Everest

Pemain Persib Ini Ingin Taklukan Everest

Bandung - Banyak pemain sepak bola memiliki hobi yang unik, tidak biasa bahkan cenderung eksteme  Tak terkecuali Salah satu bek Persib Bandung ini yang gemar mendaki gunung. Siapa kah dia? Di lansir dari Kompas.com
Dia adalah Boljan Malisic 

            Boljan Malisic tengah  Foto :Kompas.com Septian Nugraha
  Bek asal Serbia ini mempunyai hobi  mendaki gunung. Dan hobi itu sudah di lakoni sejak dirinya saat masih kecil, menurutnya hobi tersebut adalah hobi yang wajib di laksanakan ketika dia mempunyai waktu senggang di sela-sela sebagai pemain sepak bola profesional.
     "Saya punya hobi lain, yaitu mendaki puncak gunung. Itu adalah hobi favorit saya, karena Saya sangat menyukai pengalaman ketika mendaki gunung" ujar bek Persib itu. Bojan pun menjelaskan bahwa cita-cita nya sewaktu masih kecil bukannlah menjadi pesepak bola melainkan menaklukan puncak gunung Everest. Bojan ingin merealisasikan cita-cita Masa kecilnya itu saat karier nya sebagai pesepak bola berakhir.
      "Dan target Saya ketika karier Saya berakhir adalah mendaki gunung Everest. Serious itu adalah ambisi Saya sejak Saya masih muda, sejak Saya berumur 5 tahun."

Follow by Email