Showing posts with label Berita Bola. Show all posts
Showing posts with label Berita Bola. Show all posts

Saturday, November 30, 2019

3 Pemain Vietnam Yang Harus di Waspadai Timnas Indonesia U-22

3 Pemain Vietnam Yang Harus di Waspadai Timnas Indonesia U-22

Bola.com Timnas Indonesia U-22 di jadwalkan berhadapan dengan Vietnam U-22 Minggu (1/12) di Rizal Memorial Stadium, Manila. Saat ini kedua tim tersebut mempunyai catatan yang sempurna di papan klasemen Grup B, SEA Games 2019. Keduanya sukses menyapu bersih lawan mereka di dua pertandingan awal. Maka dari itu, pertandingan ini menjadi pembuktian tim mana yang lebih kuat.



Laju Vietnam begitu mulus di Grup B lantaran tim berjulukan The Golden Stars ini menghadapi dua negara lemah. Pertama, armada Park Hang Seo menghabisi Brunei Darussalam 6-1. Kedua, tim berjulukan Vietnam membantai Laos 6-1.

Saat ini Vietnam menjadi pemuncak klasemen, sedangkan Indonesia berada di bawah nya yang hanya berbeda selisih gol saja. The Golden Stars (julukan Vietnam) melaju dengan mulus, tim Asuhan Park Hang Seo membantai Brunei Darussalam 6-1 dan membabad habis Laos dengan skor yang sama 6-1. 

Namun, Bagi negeri Paman Ho pasukan Garuda adalah lawan yang sesungguhnya, Armada Indra Sjafri di favoritkan meraup medali emas, berbekal kemenangan yang sempurna di dua pertandingan sebelum nya ketika melawan Thailand dan Singapura.

Berikut adalah pemain yang patut di waspadai Garuda Muda Indonesia :

1. Ha Duc Chinh



Pemain berusia 22 tahun ini menjadi lini andalan Vietnam, terbukti saat bermain melawan Brunei, ia sukses mencatatkan namanya di papan skor dengan mencetak empat gol..
Namun ketika berhadapan dengan Laos, ia berada di bangku cadangan dan baru bermain di menit ke-70.

2.Nguyen Tien Linh



Saat Vietnam menggunduli Laos, ada satu nama yang mencolok yakni Nguyen Tien Linh. Ia sukses mencetak Hattrick, ini membuat dirinya salah satu pemain yang patut di waspadai oleh Indonesia.
Tien Linh dan Duc Cinh di mainkan secara bergantian oleh Park Hang Seo, kedua pemain ini di pilih sebagai starter ketika menghadapi Laos.

3.Nguyen Quang Hai


Kapten Timnas Vietnam U-23, Ngyuen Quang Hai masih lebih murah ketimbang dua penggawa Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2019. indosport.com

Quang Hai di sebut-sebut sebagai Lionel Messi nya Vietnam, ia berposisi sebagai gelandang serang dan mempunyai tubuh yang mungil seperti kapten Argentina tersebut.
Ia di yakini bakal menjadi jenderal lapangan tengah, oleh sebab itu lini belakang pasukan Indra Sjafri harus mewaspadai Quang Hai karena pepiawaiannya membangun serangan bakal membahayakan.
Terancam di Pecat Ini dia 5 Sosok Pengganti Unai Emery di Arsenal

Terancam di Pecat Ini dia 5 Sosok Pengganti Unai Emery di Arsenal


Unai Emery manajer Arsenal, nasibnya sedang berada di ujung tanduk, tren buruk yang di dapatkan the Gunners di ajang liga Europa menjadi salah satu alasannya. Pada laga lanjutan Grup F liga Eropa Ju’at (29/11) , Arsenal mengalami kekalahan ketika berhadapan dengan Eintracht Frankfurt di stadion Emirates dengan skor 1-2. Sehingga dengan hasil tersebut, Mesut Ozil dan kolega nya belum menang dalam tujuh pertandingan beruntun di semua kompetisi. Hal itu membuat manajer asal Spanyol itu bisa di pecat dalam waktu dekat.

Embed from Getty Images

Di ajang Premier League, saat ini Arsenal terpuruk di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan meraup 18 poin dan terpaut 19 poin dari sang pemuncak klasemen yakni Liverpool. Ini menjadi catatan bagi pihak manajemen Meriam London untuk menemukan penggantinya.

Berikut adalah lima kandidat pengganti Unai Emery :

1. Mauricio Pochettino
 
Pelatih Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino dalam pertandingan Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspurs melawan Newcastle United di Wembley Stadium, London, Inggris (9/5/18). AP/Alastair Grant


Bisa di bilang kandidat yang paling di inginkan oleh fans Arsenal adalah Pochetino, Kiprah yang menawan bersama Tottenham Hotspur selama lima setengah musim menjadi pacuan. Pelatih asal Argentina tersebut memang belum mampu memberikan gelar bagi Tottenham, namun selama ia melatih, The Lilywhites menjadi tim papan atas dan berhasil mengorbitkan pemain medioker menjadi pemain papan atas.

2.Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti masuk dalam daftar calon ke pelatihan Arsenal, Peraih tiga gelar Liga Champions itu di laporkan berpeluang menjadi pelatih anyar Arsenal.
 
Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti. [Oli SCARFF / AFP] suara.com
Saat ini Ancelloti masih terikat kontrak dengan Napoli hingga akhir musim 2019, dan belakangan ini hubungan tak harmonis sang pelatih dengan Partenopei sedang terjadi. Ini membuat peluang Arsenal untuk menggaet Acnelotti semakin terbuka.

Allegri adalah salah satu nama yang paling sering muncul ketika Arsenal mencari pengganti Arsene Wenger. Dia sekarang sedang menganggur setelah meninggalkan Juventus pada akhir musim lalu.

Allegri sudah terbukti pemenang. Ia mampu mengantar Juventus meraih lima scudetto beruntun serta tampil dalam dua final Liga Champions.

Namun, tidak diketahui berapa lama Allegri akan menepi dari sepa bola. Beberapa laporan mengatakan dia ingin mengambil cuti panjang selama setahun.

Selain itu, ada laporan kalau Arsenal pernah mewawancarai Allegri pada tahun 2018 sebelum mengangkat Emery. Namun, apakah pelatih seperti Allegri bersedia kembali ke klub yang pernah menolaknya 18 bulan lalu?

3. Massimiliano Allegri

Saat mencari tim Meriam London mencari pengganti untuk Arsene Wenger, Allegri menjadi salah satu  nama yang paling sering muncul mengganti nya.

Massimiliano Allegri is on Arsenal’s shortlist to replace Unai Emery (Getty Images) metro.co.uk



Allegri adalah mantan manajer Juventus, bersama si Nyonya Tua ia telah menorehkan lima Scudetto secara beruntun serta tampil di final liga Champions selama dua kali. Di musim lalu, ia meninggalkan Juventus dan memutuskan untuk mengambil cuti selama setahun,  untuk saat ini dia sedang menganggur .  Sebelum mengangkat Emery, Arsenal pernah mewawancarai  Allegri pada tahun 2018 lalu. Jika tim asal London Utara ini menggaet Allegri, mereka harus bergerak cepat untuk mendapatkannya.

4. Mikel Arteta

Arteta ialah pelatih asal Spanyol , dirinya pernah di kaitkan sejak lama dengan kursi manajer Arsenal, ia pun pernah membela The Gunners selama lima musim dan pernah menjadi asisten dari Pep Guardiola di Manchester City.

Embed from Getty Images

Pria kelahiran San Sebastian ini memang belum pernah mengemban tugas sebagai manajer tim, namun Arteta tidak akan butuh waktu lama untuk beradaptasi di Arsenal, atas pengalamannya bermain di tim tersebut dan ketika menjadi asisten Pep menjadi bekal tersendiri bagi nya.

5. Nuno Espirito Santo

Nuno masuk dalam daftar urutan teratas untuk mengganti Unai Emery, Pria berusia 45 tahun tersebut saat ini sedang menangani Wolverhampton.

Embed from Getty Images

Bersama Wolves ia terbilang cukup suskes, dirinya berhasil mengantarkan tim nya masuk promosi ke Premier League pada musim perdananya.

Mantan pelatih Valencia itu juga membuat Wolverhampton menjadi tim yang sulit dikalahkan tim-tim Liga Inggris.  Musim lalu Nuno membawa Wolves mendapatkan tiket kualifikasi Liga Europa.                                 








Friday, November 29, 2019

Rahmad Darmawan Resmi di Pecat Dari Tira Persikabo

Rahmad Darmawan Resmi di Pecat Dari Tira Persikabo


PS Tira Persikabo dengan resmi  memecat Rahmad Darmawan (RD) dari kursi kepelatihan, di mulai dari Sabtu 30 November, Rahmad sudah tidak melatih Tira Persikabo         karena hasil buruk yang di raih tim di Liga 1 2019.

Rahmad Darmawan diberhentikan oleh PS Tira Persikabo. (CNN Indonesia/Artho Viando)

Menurut pelatih yang akrab di panggil RD itu kesepakatan terjadi setelah pertemuan dengan manajemen, Jum’at (29/11). Latihan di lapangan Pusdikzi, Bogor menjadi hari kerja terkahir pria yang pernah membela Timnas Indonesia tersebut. Ia juga tidak membantah soal kinerja yang buruk dan penurunan prestasi pada putaran ke dua.

Sebenarnya kontrak RD bersama Tira Persikabo baru akan berakhir di akhir musim nanti, dan saat ini Kompetisi Liga 1 2019 masih tersisa lima pecan sebeleum akhir musim.
Saat ini Tira Persikabo berada di posisi ke-12 di papan klasemen, meskipun di putaran pertama sempat mendominasi, akan tetapi dalam 14 laga terakhir mereka tidak meraih kemenangan.

Meskipun di pecat, Rahmad Darmawan mengaku tidak kecewa dengan pihak managemen, bagi nya ini adalah perjalanan yang harus di lalui.

Hingga saat ini PS Tira belum memutuskan cikal bakal pengganti mantan pelatih Pelita tersebut, namun untuk sekarang ada dua pilihan di antara asisten pelatih yang ada, yakni Miftahuddin dan Francis Wawengkang.


Pelatih Singapura Sebut Indonesia U-22 Mampu Lolos Ke Final

Pelatih Singapura Sebut Indonesia U-22 Mampu Lolos Ke Final


Bola.com Kemenangan timnas Indonesia U-22 atas Singapura pada laga grup B SEA Games 2019, Kamis (28/11/2019), di stadium Manila dengan skor 2-0, membuat pelatih Singapura  yakni Fandi Ahmad meyakini bahwa tim Garuda muda bakal mampu lolos sampai ke Final. Hal itu ia lontarkan bukan hanya atas kekalahan tim nya saja melainkan di lihat dari statistik saat jalannya pertandingan, Anak asuh Indra Sjafri tersebut mencatatkan 59 persen penguasaan bola, yang berbanding 41 persen milik Timnas Singapura.

Pelatih tim nasional U-22 Singapura Fandi Ahmad (kanan) memberikan keterangan kepada media usai laga kontra Indonesia dalam lanjutan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (28/11/2019). Pertandingan itu dimenangkan Indonesia dengan skor 2-0. (Michael Siahaan)


Dua Gol timnas U-22 Indonesia di cetak oleh Osvaldo Haay di menit 63’ dan Asnawi Mangkualam pada menit ke 73’.

Hasil ini membuat Tim Garuda telah meraih dua kemenangan di Grup B, Indonesia juga sukses membungkam Thailand dengan skor yang sama yaitu 2-0 pada 26 November lalu. Berbeda dengan Singapura yang sampai saat ini belum mencetak satu gol sampai matchday ke dua Grup B SEA Games 2019, lantaran di pertandingan sebelumnya Singapura bermain imbang 0-0 saat melawan Laos di laga pertama.

Dengan torehan tersebut, Indonesia saat ini bercokol di peringkat ke dua Grup B, dengan raihan poin 6 di bawah Vietnam yang hanya kalah di selisih gol, sedangkan Singapura berada di urutan ke empat dengan poin satu angka.

Fandi Ahmad mengakui bahwa Timnas Indonesia bermain sangat Impresif dan lebih baik di bandingkan dengan tim asuh nya, ia pun percaya jika terus tampil seperti itu maka tim Garuda bakal lolos sampai ke Final SEA Games.

 Saya rasa Indonesia lebih disiplin dan punya kecepatan luar biasa, Mereka sudah lama bersama sedangkan tim kami kalah jauh dari itu, Setiap tahun kami harus menukar pemain karena wajib militer. Ini yang menjadi masalah kami Ujar Fandi Ahmad.

 Dari segi permainan, Timnas Indonesia U-22 memiliki kecepatan dan punya taktikal yang lebih baik, mereka mampu bermain dengan taktikal yang baik dan itulah yang jadi kelebihan mereka. Saya rasa mereka akan melaju ke final, lanjutnya

Setelah bermain melawan Indonesia, pelatih berumur 57 tahun itu juga mengeluh.

“Kami punya satu, dua striker, negara-negara lain memiliki lima, enam, atau tujuh.. Pemain-pemain muda belum muncul, kami masih jauh di belakang di wilayah.” Kata Fandi.

“Saya tidak berpikir kami memiliki banyak bakat di Singapura. Kami memiliki jumlah tetapi tidak benar-benar besar seperti negara-negara ASEAN lainnya. Tambahnya.

Monday, November 18, 2019

Yeyen Tumena Waspadai Semua Pemain Malaysia

Yeyen Tumena Waspadai Semua Pemain Malaysia

Asisten Pelatih Timnas Yeyen Tumena menjelaskan latihan menjelang pertandingan melawan Malaysia fokus memperbaiki penyelesain akhir, Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

Jelang kualifikasi piala dunia 2022 zona Asia Grup G, Timnas Indonesia akan berhadapan kembali dengan timnas Malaysia di stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11).

Sang Asisten Pelatih yang sekarang berstatus sebagai Pelatih Sementara yakni Yeyen Tumena mengatakan bahwa persiapan untuk menghadapi tim berjuluk Harimau Malaya tersebut sudah cukup bahkan sejumlah perubahan sudah ia lakukan dalam tim dari berbagai kondisi, sehingga permainan terbaik akan di persembahkan oleh tim yang sekarang ia asuh.

Yeyen mengakui bahwa bertanding melawan Malaysia adalah pertarungan yang berat, sehingga saat di tanya pemain mana yang harus di waspadai dari punggawa Malaysia yang dapat membahayakan timnya, ia berujar tidak waspada pada satu atau dua pemain, sebab menurutnya semua pemain Malysia bisa membahayakan timnya.

"Buat janu siapapun yang datang ke pertahanan kami itu adalah pemain yang berbahaya" imbuh Yeyen.

Penilaian itu ia lihat dari hasil pertandingan saat timnas beradu dengan tim asuhan Tan Cheng Hoe itu ketika bermain di Jakarta dan saat berhasil mengalahkan Thailand kemarin dengan skor 2-1.

"Malaysia bermain dengan sangat simpel, bermain dengan sangat baik. DI dua pertandingan bahkan kalau di lihat bermain secara tim" Ujar Yeyen saat sesi Konferensi Pers.

Follow by Email